PERAN ETIKA RELIGIUS UNTUK PEMBANGUNAN MASYARAKAT INDONESIA

[vc_row][vc_column][vc_column_text]

PENDAHULUAN

Negara Indonesia merupakan negara yang plural dengan umat Islam sebagai jumlah mayoritas, berhadapan dengan masalah-masalah modernitas. Tiga gelombang besar di abad ini yang dapat dipandang sebagai sumber masalahnya yakni globalisasi, ledakan teknologi informasi dan ekonomi pengetahuan (knowledge-driven economy). Ketiga gelombang ini dimulai dari negara-negara Barat yang kaya dan kuat dan dalam istilah yang disebut tata dunia baru, ew world order. Ketiga gelombang itu merupakan tantangan hebat yang sekaligus membuka peluang-peluang tertentu bagi negara berkembang untuk berada dalam arus utama dalam hubungan internasional. Menurut Mansour Fakih (2001: 211, 219) globalisasi sebenarnya merupakan proses pengintegrasian ekonomi nasional bangsa-bangsa ke dalam sistem ekonomi global. Sejak didirikan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank, globalisasi yang merupakan integrasi ekonomi nasional menuju sistem global merupakan salah satu fase perjalanan panjang kapitalisme liberal yang secara teoritis telah diintodusir oleh Adam Smith. Pengaruh kekuatan ekonomi negara-negara kaya dan kepentingan korporasi raksasa multinasional dapat menguasai ekonomi dunia melalui gelombang globalisasi, di samping menyebarluaskan hegemoni politik kapitalisme internasional dan sistem ekonomi neoliberalisme. Tradisi dan kearifan lokal terancam tergusur disertai pergeseran nilai dan norma. Mentalitas dan sikap antisipatif menjadi kebutuhan yang senantiasa harus dibangun untk menghadapi tantangan-tantangan dunia di abad ini dan abad-abad mendatang. read more